Negara-negara Teluk selama enam hari terakhir dihantam gelombang rudal dan drone dari Iran sebagai aksi balasan terhadap operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Sejumlah fasilitas seperti hotel, pelabuhan, instalasi energi hingga pangkalan dilaporkan terkena proyektil Iran.
Namun hingga saat ini, negara Teluk belum melancarkan serangan balasan ke wilayah Iran, meski beberapa kali sempat melontarkan ancaman.