Rencana rahasia CIA untuk mempersenjatai milisi Kurdi di perbatasan Irak-Iran menandai babak baru strategi "cuci tangan" Amerika Serikat yang berisiko memicu efek domino di Timur Tengah. Hal itu terungkap dalam laporan CNN dan Axios, Selasa (3/3/2026).
AS bertujuan menjadikan Kurdi sebagai tujuan mengalihkan konsentrasi militer Iran dan memicu pemberontakan domestik melalui taktik buffer zone. Namun rencana itu bisa jadi membentur tembok diplomatik dengan Turkiye, anggota vital NATO yang berseberangan dengan Kurdi.
Skeptisisme di internal pemerintahan AS serta ancaman rudal IRGC kian mempertegas bahwa upaya menghidupkan kembali pola lama intervensi proksi khas era perang dingin ini bukan sekadar ancaman bagi kedaulatan Iran, melainkan pertaruhan besar yang sewaktu-waktu dapat memecah belah solidaritas aliansi NATO.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty