KOMPAS.TV - Seorang mantan marinir AS yang juga aktivis anti perang mengalami patah tangan saat memprotes serangan AS-Israel ke Iran.
Brayen Mek Gines dibawa paksa keluar setelah dianggap mengganggu sidang Subkomite Layanan Bersenjata. Mek Gines, yang mengenakan seragam marinir, berteriak lantang, tidak ada yang ingin berperang untuk Israel.
Seorang senator dari Partai Republik, yang merupakan pendukung Trump, membantu petugas memaksa keluar Mek Gines.