Dengan menggunakan satelit buatan China, Iran menunjukkan gaya perang asimetris yang sulit dibentengi oleh Amerika Serikat maupun Israel. New York Times menggambarkan bagaimana Iran, dengan presisi tinggi, berhasil menghancurkan titik-titik komunikasi vital Amerika di Timur Tengah sejak perang 28 Februari 2026.
Keberadaan satelit China sebagai navigasi utama bagaikan mata bagi Iran untuk mengawasi seluruh aktivitas militer di Timur Tengah sehingga mudah dipetakan.
Lantas, bagaimana satelit made in China ini menjelma menjadi mata sehingga memudahkan Iran melesatkan tinjunya melalui hujan rudal?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty