KOMPAS.TV - Menyusul kematian pemimpin tertingginya, Iran bersumpah akan membalas serangan Amerika Serikat dan Israel.
Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC dalam keterangan resminya menyatakan tidak akan membiarkan Amerika Serikat dan Israel lolos begitu saja.
IRGC bahkan menyebut akan melakukan operasi ofensif paling keras sepanjang sejarah.
Bagi Iran, Khamenei merupakan sosok pemimpin besar yang mati syahid. Karena itu, Iran menganggap serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel sebagai aksi teror paling keji.