Susi Susanti tak hanya mempersembahkan emas pertama Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992, tetapi juga membangun fondasi kejayaan bulutangkis nasional di era 90-an dengan gelar Juara Dunia 1993 dan empat trofi All England.
Konsistensinya menjadikannya salah satu tunggal putri terbaik sepanjang masa dan namanya diabadikan dalam Badminton Hall of Fame. Warisannya bukan sekadar medali, melainkan standar mental juara bagi generasi berikutnya.
Penulis:Luqman Sulistiyawan dan Kristian Erdianto
Kreatif: Ikhwan Amar Mahesa
Produser: Yuna Fikry