Ketegangan diplomatik antara Spanyol dan Amerika Serikat memuncak setelah Perdana Menteri Pedro Sanchez secara tegas mengecam operasi militer AS terhadap Iran sebagai tindakan ilegal yang melanggar hukum internasional dan membangkitkan trauma perang 23 tahun lalu, Rabu (4/3/2026).
"Sikap Pemerintah Spanyol dapat disimpulkan dalam empat kata: tidak akan untuk perang. Dunia, Eropa, dan Spanyol pernah mengalami hal ini sebelumnya. 23 tahun yang lalu, pemerintahan AS lainnya menyeret kami ke dalam perang di Timur Tengah," ujar Sanchez.
Keputusan Spanyol menutup pintu pangkalan militernya untuk AS, membuat Presiden Donald Trump murka dan melontarkan ancaman keras untuk memutus seluruh hubungan dagang, memberlakukan embargo, hingga menghentikan semua bisnis dengan Madrid.
Di tengah ancaman isolasi ekonomi tersebut, Spanyol tetap teguh pada prinsip "tidak untuk perang" dan mendesak deeskalasi segera, seraya memperingatkan bahwa membalas tindakan ilegal dengan ilegalitas hanya akan menyeret dunia ke dalam bencana kemanusiaan dan ketidakpastian ekonomi yang lebih besar.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #Spanyol #PerangIranAmerika #Iranamerika