:

Analisis Susno Duadji soal Teka-teki Perampokan Sadis Tewaskan 1 Orang di Bekasi

4 jam lalu

BEKASI, KOMPAS.TV - Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan dalam kasus perampokan pasangan suami istri di Bekasi yang menewaskan 1 orang.

Polisi masih mengumpulkan dan mengidentifikasi sejumlah barang bukti dari rumah korban di Bekasi, Jawa Barat untuk mencari pelaku perampokan dengan penganiayaan yang menewaskan Ermanto Usman dan melukai istrinya.

Sementara terkait dugaan pembunuhan dan bukan perampokan yang diyakini keluarga korban, polisi juga masih mencari bukti. 

Polisi terbuka terhadap informasi dari masyarakat. Sementara keluarga melihat ada kejanggalan dalam kasus perampokan yang menewaskan Ermanto Usman di rumahnya.

Keluarga mengenang Ermanto Usman sebagai pegiat anti korupsi yang berani mengungkap kasus korupsi.

Namun keluarga menyerahkan semua proses penyelidikan kepada polisi. 

Keluarga Ermanto Usman meyakini kasus perampokan pasutri di Bekasi adalah pembunuhan. 

Lantas bagaimana polisi mencari barang bukti yang menguatkan apakah kasus ini perampokan dengan penganiayaan atau pembunuhan.

Kita bahas bersama mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji.

Baca Juga Tak Ada CCTV, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Pensiunan JICT | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/654694/tak-ada-cctv-polisi-dalami-dugaan-pembunuhan-pensiunan-jict-sapa-malam

#pembunuhan #perampokan #bekasi 

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/654713/analisis-susno-duadji-soal-teka-teki-perampokan-sadis-tewaskan-1-orang-di-bekasi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke