Dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) terjebak di Selat Hormuz, imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kapal tersebut merupakan bagian dari armada PT Pertamina International Shipping (PIS).
Total ada empat kapal terkait, namun dua lainnya berada di luar kawasan Selat Hormuz.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan situasi terkini kedua kapal milik Pertamina dalam kondisi aman.
Ia menegaskan keselamatan awak kapal dan aset perusahaan tetap menjadi prioritas utama.