KOMPAS.TV - Iran menutup Selat Hormuz sejak Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai aksi balasan atas serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel. Penutupan Selat Hormuz sontak mengguncang pasar energi global.
Sebab, selat yang menghubungkan Teluk Persia dan Laut Arab ini selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia.
Sekitar 20 persen jalur perdagangan minyak dunia melintasi Selat Hormuz dan berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.
Penutupan Selat Hormuz juga mengganggu ekspor-impor karena jalur ini merupakan jalur perdagangan vital bagi komoditas migas dan nonmigas Indonesia dengan mitra di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan setiap ketegangan di kawasan Timur Tengah hampir pasti berdampak pada pasokan minyak global, yang tentu berdampak pula terhadap Indonesia.
Baca Juga Detik-Detik Drone Iran Hantam Kedubes AS di Riyadh, Garda Revolusi Rilis Peluncuran Rudal Fattah 2 di https://www.kompas.tv/internasional/654594/detik-detik-drone-iran-hantam-kedubes-as-di-riyadh-garda-revolusi-rilis-peluncuran-rudal-fattah-2
#selathormuz #selathormuzditutup #minyak #timurtengah
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/654596/penutupan-selat-hormuz-guncang-pasar-minyak-ini-kata-airlangga-bahlil-soal-antisipasi-pemerintah