Iran secara sistematis membidik bandara-bandara tersibuk di kawasan Teluk dalam rangkaian serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Targetnya bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan pusat saraf ekonomi regional yang selama ini menopang arus perdagangan, energi, dan mobilitas global.
Layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 mencatat lebih dari 3.400 penerbangan dibatalkan pada Minggu (1/3/2026) di tujuh bandara Timur Tengah.