Fenomena gerhana bulan total disambut antusias warga yang memadati Planetarium Jakarta sejak Selasa (3/3/2026) Sore.
Pengunjung dari berbagai daerah datang lebih awal untuk menyaksikan langsung momen ketika bulan perlahan berubah warna menjadi merah saat fase totalitas.
Terlihat beberapa orangtua sengaja mengajak anak-anak mereka untuk melihat fenomena langka tersebut.
Salah satunya, Rika, warga Bogor datang bersama putranya, Muhammad Zidan, sejak pukul 16.30 WIB. Ia mengaku sengaja mengajak sang anak yang memiliki ketertarikan besar pada astronomi.
Anak saya suka banget astronomi. Beberapa kali pengen ke Planetarium Cikini, tapi kan sempat tutup. Begitu tahu ada acara ini dan bisa datang langsung tanpa daftar online, ya langsung saya ajak, ujar Rika di Planetarium, di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).
Ia menyebut kesempatan menyaksikan gerhana bulan total menjadi pengalaman berharga bagi anaknya. Selain menunggu waktu berbuka puasa, momen ini juga diharapkan menjadi cerita dan kenangan tersendiri.
Anita, warga Koja, Jakarta Utara, juga hadir bersama putranya, Habibi.Ia mengetahui informasi acara tersebut dari media sosial dan memang rutin memantau agenda Planetarium untuk mengenalkan astronomi kepada anaknya.
Meski bulan belum tampak jelas, Habibi tetap sabar menunggu hingga fenomena tersebut terlihat. Anita berharap pengalaman menyaksikan gerhana secara langsung dapat menambah ketertarikan anaknya terhadap ilmu pengetahuan, khususnya astronomi.
Antusiasme serupa juga datang dari Nabila Zahra Putri dan Nuraniya, siswi SMA Negeri 94 Jakarta, yang sudah berada di lokasi sejak pukul 15.00 WIB sepulang sekolah.
Keduanya mengaku baru pertama kali menyaksikan gerhana bulan total secara langsung. Sambil menunggu puncak gerhana, mereka mengikuti berbagai kegiatan yang digelar di area Planetarium, mulai dari pameran fotografi hingga talkshow.
Simak selengkapnya dalam berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Vi