JAKARTA, KOMPAS.TV - Viral di media sosial, seorang pilot Amerika Serikat (AS) diinterogasi warga lokal Kuwait usai berhasil menyelamatkan diri setelah jet tempur F-15E Strike Eagles jatuh ditembak.
Warga terlihat interogasi pilot yang masih berpakaian lengkap tersebut.
Setelah mengaku berasal dari Amerika, warga Kuwait pun pergi meninggalkan pilot tersebut.
Sebelumnya, Central Command (Centcom) Amerika Serikat melaporkan sebanyak tiga jet tempur AS yang jatuh di Kuwait, Senin (2/3/2026), ternyata adalah target salah sasaran di tengah konflik AS-Israel dan Iran.