:

Apakah Film Horor Indonesia Berhasil “Bidik” Pasar Perfilman Global?

5 hari lalu

Tiga Film Indonesia tayang perdana di Berlinale. Ada film eksperimental-fiksi karya Riar Rizaldi berjudul Volcanology, film horor-fiksi Monster Pabrik Rambut (kategori Special Midnight) yang disutradarai Edwin, dan film horor-komedi Ghost im Cell (Kategori Forum), garapan Joko Anwar. Ini bukan kali pertama film horor Indonesia tampil di Berlinale. Tahun 1962 ada film Badai Selatan dan tahun 2025 ada juga film pendek Sammy, who can detach body part. Tapi kali ini sampai tiga film horor yang tembus Berlinale. Apakah film horor Indonesia sudah punya tempat spesial di pasar film global?


#DW #dwidn


~NA

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke