:

Banjir-Longsor Sumatera Putus Akses 6 Desa, Warga Seberangi Sungai Gunakan Rakit dan Tali

12 jam lalu

KOMPAS.TV - Pasca banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Gayo Lues, membuat wilayah Kecamatan Tripe Jaya terisolasi.

6 desa terputus akses darat setelah jembatan utama hanyut dan badan jalan ambles. Warga berinisiatif membuat rakit dan jembatan tali.

Akses jembatan dan jalan yang putus total membuat warga terpaksa menggunakan rakit dan tali untuk menyebrangi arus sungai yang sangat deras.

Sarana ini juga menjadi andalan untuk penyaluran bantuan logistik.

Warga 6 desa juga secara swadaya membangun jembatan tali atau "lumpe" sebagai jalur darurat untuk menyeberangi sungai dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, 2.500 rumah dilaporkan rusak hingga hanyut, yang membuat lebih dari 14.000 warga mengungsi.

Bupati Gayo Lues bilang, 88 jembatan rusak dan 24 ruas jalan putus total akibat banjir bandang.

Akibat akses terputus, bantuan masih sulit disalurkan, dan aliran listrik pun belum pulih.

Baca Juga Gempa Susulan M6,7 Guncang Pesisir Timur Hokkaido, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia di https://www.kompas.tv/nasional/636258/gempa-susulan-m6-7-guncang-pesisir-timur-hokkaido-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia

#banjir #longsor #bencanasumatera #korbanbencana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/636262/banjir-longsor-sumatera-putus-akses-6-desa-warga-seberangi-sungai-gunakan-rakit-dan-tali

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke