KOMPAS.TV - Usai serangan Amerika Serikat dan Israel, Iran menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur transit minyak global yang vital.
Penutupan Selat Hormuz dilakukan pada Sabtu, 28 Februari, sebagai aksi balasan Iran terhadap serangan militer gabungan AS-Israel.
Grafik gerak tersebut menggambarkan titik strategis yang menghubungkan Teluk Persia ke Teluk Oman, menyoroti potensi blokade tersebut dipastikan akan sangat mengganggu pasar energi global. Selat Hormuz punya peran vital dalam perdagangan global.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan global yang menjadi pintu keluar masuk utama minyak hingga gas alam cair dari kawasan Teluk.
Gangguan di jalur ini tak hanya mempengaruhi perdagangan langsung ke Timur Tengah, tetapi berpotensi mengganggu distribusi minyak menuju Eropa dan Afrika.