KOMPAS.TV - Sebuah kawah besar terlihat di lokasi reruntuhan bangunan di Teheran usai serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Asap juga terlihat di atas Kota Teheran. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan itu adalah operasi gabungan untuk menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim pemerintahan Iran saat ini.
Menanggapi serangan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menegaskan serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) pagi menimpa lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta beberapa kota lainnya.
Iran menegaskan serangan Israel dan AS ini merupakan pelanggaran Piagam PBB dan tindakan agresi yang nyata terhadap Iran.
Sabtu waktu setempat, Iran menyerang markas Komando Armada Amerika Serikat Ke-5 di Kota Al-Manama, Bahrain. Kepulan asap hitam membumbung akibat serangan tersebut.
Markas Komando AS di Bahrain ini berperan mengamankan jalur pelayaran di sekitar Timur Tengah yang kaya minyak. Iran juga melancarkan serangan balasan ke Uni Emirat Arab.
Pertahanan Uni Emirat Arab mencegat sejumlah rudal Iran di langit Abu Dhabi pada Sabtu siang waktu setempat. Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab melaporkan satu orang tewas dalam serangan ini.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Trump Akui Serangan AS ke Iran: Tujuan Kami Bela Rakyat Amerika | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/653704/trump-akui-serangan-as-ke-iran-tujuan-kami-bela-rakyat-amerika-sapa-malam
#as #iran #israel #rudal #perang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/653705/lancarkan-serangan-balasan-iran-bidik-markas-komando-as-di-bahrain-sapa-malam