JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, memastikan pemerintah menyiapkan sejumlah langkah agar koperasi desa tidak mengulang kegagalan Koperasi Unit Desa pada masa lalu.
Dalam program ROSI, Ferry menegaskan, kuncinya ada pada indikator kinerja.
“KPI-nya harus profit,” tegasnya.
Menurutnya, koperasi desa harus diperlakukan sebagai entitas bisnis, bukan sekadar proyek sosial. Karena itu, Kementerian Koperasi kini merekrut tenaga business assistant untuk membantu pengelolaan usaha di tingkat desa.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sistem informasi manajemen sebagai bagian dari proses digitalisasi koperasi.
Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis sekaligus CEO Induk Koperasi Usaha Rakyat, Suroto menyebut upaya pembentukan koperasi desa disebut memang dimotivasi secara top-down oleh pemerintah, termasuk melalui bantuan dan fasilitasi. Namun Suroto menekankan, keberhasilan tetap bergantung pada partisipasi masyarakat.
“Masyarakat harus menyambut dengan gegap gembira. Ini peluang untuk mengkreasi kekayaan dan pendapatan,” ujarnya.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/QrdLwfkqzuw
#koperasidesamerahputih #prabowo #menterikoperasi
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/653367/tak-mau-ulang-gagalnya-kud-orde-baru-menkop-ferry-koperasi-desa-harus-profit-rosi