Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa rezim Islam tidak akan runtuh, meski Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dibunuh. Pernyataan itu disampaikannya di tengah kabar rencana Amerika Serikat yang akan menargetkan Khamenei.
Dilansir dari The Jerusalem Post, Kamis (26/2/2026) Araghchi menyebut rezim Islam Iran memiliki mekanisme untuk menggantikan Khamenei, jika as memutuskan untuk membunuhnya. Menurutnya, sistem rezim Iran yang sudah mapan, tidak akan bisa diruntuhkan begitu saja.
"Saya telah melihat berbagai spekulasi di media AS tentang pembunuhan Pemimpin Tertinggi, tetapi ini adalah sistem. Ini adalah mekanisme yang telah mapan dan ada di dalam sistem itu sendiri, jadi tidak akan ada yang runtuh. Semua orang akan digantikan melalui prosedur yang telah ditetapkan kata Araghchi.
Namun, spekulasi rencana pembunuhan terhadap Khamenei justru menyulut emosi Hizbullah. Proksi Iran di Lebanon ini bersumpah akan turun tangan apabila AS benar-benar membunuh Ali Khamenei. Sebab, bagi proksi Iran terkuat itu, Khamenei adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #DailyNews #AyatollahAliKhamenei #RezimIslamIran #Iran #Khamenei #AbbasAraghchi #AmerikaSerikat #KonflikIranAS
Music: Still Standing - Anno Domini Beats