Jangan pernah menilai orang dari "casing"-nya. Demikian yang dirasakan Ustaz Halim Ambiya, pendiri Tasawuf Underground.
Ustaz Halim Ambiya menceritakan pengalaman pahit sekaligus mengharukan saat terjebak kerusuhan di perbatasan Thailand.
Di saat maut mengancam, bantuan justru datang dari tangan-tangan bertato yang selama ini dianggap sampah masyarakat.
Simak kisah berdirinya Tasawuf Underground, sebuah gerakan dakwah tanpa mimbar sebagai proses kembali ke Cahaya bagi anak punk jalanan.
Ini bukan sekadar hijrah, tapi perjuangan merebut kembali masa depan. Saksikan selengkapnya di Lebih Dekat Kompas.com