Di tengah gelombang demonstrasi pada Agustus 2025, suara para ibu tetap terdengar lantang. Di antara tuntutan baru yang disuarakan di jalanan, ada pula ingatan lama yang belum benar-benar selesai: reformasi 1998 dan janji keadilan yang tak kunjung terwujud. Sumarsih, ibu dari Wawan, korban Tragedi Semanggi I, masih berdiri di depan Istana setiap Kamis, menagih keadilan melalui aksi Kamisan.