:

PDI-P Minta Pemerintah Hati-Hati dalam Perjanjian Tarif Dagang RI-AS: Jangan Gegabah! | SAPA PAGI

1 minggu lalu

KOMPAS.TV - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, merespons perjanjian tarif dagang Indonesia-Amerika Serikat. Komar menegaskan pemerintah harus berhati-hati.

Komar menyinggung perjanjian Indonesia dan Amerika Serikat melalui PT Freeport, di mana Indonesia pada awalnya meneken kerja sama untuk menambang tembaga. Namun, belakangan diketahui penambangan di wilayah Papua tersebut juga berkaitan dengan emas.

DPR meminta pemerintah bersikap hati-hati dan waspada. Meski demikian, Komar menegaskan Indonesia tidak boleh menutup diri apabila ada perusahaan asal Amerika Serikat yang ingin berinvestasi. Hanya saja, bentuk investasi serta kerja sama yang dilakukan harus sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga Menkeu Purbaya: Hasil Negosiasi Tarif Resiprokal RI-AS Positif, Perlu Dipantau | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/653154/menkeu-purbaya-hasil-negosiasi-tarif-resiprokal-ri-as-positif-perlu-dipantau-sapa-pagi

#pdip #tarifdagang #pemerintah #tarifas

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!   

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/653156/pdi-p-minta-pemerintah-hati-hati-dalam-perjanjian-tarif-dagang-ri-as-jangan-gegabah-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke