KOMPAS.TV - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, merespons perjanjian tarif dagang Indonesia-Amerika Serikat. Komar menegaskan pemerintah harus berhati-hati.
Komar menyinggung perjanjian Indonesia dan Amerika Serikat melalui PT Freeport, di mana Indonesia pada awalnya meneken kerja sama untuk menambang tembaga. Namun, belakangan diketahui penambangan di wilayah Papua tersebut juga berkaitan dengan emas.
DPR meminta pemerintah bersikap hati-hati dan waspada. Meski demikian, Komar menegaskan Indonesia tidak boleh menutup diri apabila ada perusahaan asal Amerika Serikat yang ingin berinvestasi. Hanya saja, bentuk investasi serta kerja sama yang dilakukan harus sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Baca Juga Menkeu Purbaya: Hasil Negosiasi Tarif Resiprokal RI-AS Positif, Perlu Dipantau | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/653154/menkeu-purbaya-hasil-negosiasi-tarif-resiprokal-ri-as-positif-perlu-dipantau-sapa-pagi
#pdip #tarifdagang #pemerintah #tarifas
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/653156/pdi-p-minta-pemerintah-hati-hati-dalam-perjanjian-tarif-dagang-ri-as-jangan-gegabah-sapa-pagi