Meskipun Amerika Serikat saat ini memamerkan kekuatan militer masif dengan mengerahkan puluhan jet tempur canggih dan dua gugus tempur kapal induk untuk mengepung Iran, Washington sebenarnya terjebak dalam sebuah "paradoks kekuatan" yang mengkhawatirkan.
Laporan intelijen Israel dan analisis internal Pentagon mengungkapkan bahwa di balik kesan perkasa tersebut, militer AS diperkirakan hanya sanggup bertahan menghadapi Iran selama lima hari karena menipisnya stok amunisi pertahanan udara seperti Patriot dan THAAD.
Ambisi Donald Trump untuk meraih kemenangan dalam "perang singkat" ala Venezuela pun terancam gagal, mengingat Iran memiliki sekitar 2.000 rudal balistik dan kemampuan perang asimetris yang bisa menyeret AS ke dalam konflik regional jangka panjang yang melelahkan dan berbiaya mahal.
Situasi ini menciptakan kondisi di mana armada raksasa Amerika terlihat mengancam secara visual, namun rapuh dalam ketahanan, sehingga menjebak Trump dalam krisis yang ia ciptakan sendiri.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: El Secreto - Yung Logos
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranvsAmerika #Perang