:

Bocah Tewas Dianiaya di Sukabumi, Ibu Kandung Laporkan Mantan Suami dan Ibu Tiri | KOMPAS PETANG

5 hari lalu

SUKABUMI, KOMPAS.TV - NS, bocah yang diduga menjadi korban penganiayaan di Sukabumi meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Sebelum meninggal dunia, bocah malang ini sempat membuat pengakuan kepada kerabat yang menemaninya kalau ia dipaksa minum air panas oleh ibu tirinya.

Usai kejadian, ibu kandung korban, Lisnawati melaporkan ayah kandung korban dan ibu tiri ke polisi.

Lisnawati melaporkan ayah korban atas dugaan pembiaran anak. Lisnawati meminta keadilan untuk sang anak karena melihat banyak kejanggalan atas kematian korban.

Atas peristiwa ini Komisi Perlindungan Anak Indonesia terus mengumpulkan bukti terkait kasus meninggalnya NS di Sukabumi yang diduga dianiaya ibu tirinya.

Dari hasil penyelidikan sementara, KPAI menemukan sejumlah fakta, yaitu adanya pembiaran perlakuan kekerasan yang kerap dialami korban.

Saat ini polisi sudah menetapkan ibu tiri korban sebagai tersangka, namun polisi masih terus menyelidiki motif penganiayaan yang dilakukan ibu tiri kepada korban.

Baca Juga Ibu Tiri Penganiaya Anak Jadi Tersangka, Polisi: Kekerasan pada Korban Sejak 2023 | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/653027/ibu-tiri-penganiaya-anak-jadi-tersangka-polisi-kekerasan-pada-korban-sejak-2023-sapa-malam

#ibutiri #anaktewas #sukabumi

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/653030/bocah-tewas-dianiaya-di-sukabumi-ibu-kandung-laporkan-mantan-suami-dan-ibu-tiri-kompas-petang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke