KOMPAS.TV - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terus meningkat di tengah negosiasi terkait pengendalian senjata nuklir.
Amerika Serikat kembali melontarkan ancaman serangan terhadap Iran, meski proses perundingan mengenai program nuklir masih berlangsung. Situasi ini menambah ketidakpastian terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut memberikan tenggat waktu 10 hari kepada Iran untuk menyatakan kesediaan menghentikan pengembangan senjata nuklir. Menurut Trump, stabilitas keamanan di Timur Tengah akan terancam apabila Iran memiliki senjata nuklir.
Ia menilai kepemilikan senjata tersebut dapat memicu eskalasi konflik serta perlombaan senjata di kawasan.
Untuk membahas lebih dalam dinamika politik dan dampaknya terhadap hubungan internasional, simak dialog KompasTV bersama dosen Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Filomen Borromeu Duarte.
Baca Juga Trump Ultimatum Iran! Beri Waktu 10 Hari Setujui Negosiasi Nuklir, Iran Siap Perang? | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/652207/trump-ultimatum-iran-beri-waktu-10-hari-setujui-negosiasi-nuklir-iran-siap-perang-sapa-malam
#iran #nukliriran #asvsiran #amerikaserikat
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/652794/full-bahas-ancaman-perang-as-vs-iran-di-tengah-negosiasi-nuklir-ini-sorotan-dosen-ilpol-udayana