Mulai dari kocok kertas nama di gelas hingga diundi di lucky wheels, arisan bertahan hingga sekarang. Tradisi sosial Indonesia ini caranya telah berubah karena kemajuan zaman. Ayudya (32) warga Bandung, Jawa Barat, adalah salah satu pengelola dan penyelenggaranya. Baginya, arisan masih diperlukan di era seperti sekarang sebagai sarana bersosialisasi. Sahabat DW punya pengalaman apa dengan arisan?