:

Warga Pulomas Jaktim Adukan Lapangan Padel Bikin Bising, Minta Kegiatan Dibekukan

3 hari lalu

Suasana emosional mewarnai kedatangan warga Pulomas, Jakarta Timur, ke Kantor Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (24/2/2026) untuk mengadukan pembangunan lapangan padel di wilayah mereka.  

Zul Muhari, perwakilan warga, mengungkapkan kekecewaannya atas penyelesaian sengketa yang telah berlangsung selama setahun terakhir.

"Kami sudah berjuang hampir satu tahun. Perjuangan ini bukan baru dimulai sekarang, tapi sudah sejak lama. Kami juga sudah mengupayakan mediasi dengan pihak mereka sejak awal," ujar Zul di Balai Kota.

Zul menegaskan bahwa perjuangan warga sudah membuahkan hasil setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memenangkan gugatan warga terkait izin pembangunan padel di wilayah mereka.

"Di PTUN kami sudah menang karena PBG (Persetujuan Bangunan Gedung)-nya terbukti tidak sah. Putusan pengadilan secara jelas mengabulkan gugatan para penggugat dan menyatakan bahwa PBG nomor sekian tersebut tidak sah dan harus dicabut," tegas dia.

Dalam gugatan tersebut, hakim menyatakan tidak sah Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Nomor: SK-PBG-317502-24032025-003 tanggal 24 Maret 2025.

Karena itu, warga meminta pemerintah membekukan kegiatan di lapangan padel tersebut.

Sejalan dengan hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melarang pembangunan padel baru di zona perumahan atau permukiman Jakarta.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Nursita Sari


#Padel #KasusPadel #Olahraga #LapanganPadel #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke