Jimpitan ronda adalah tradisi khas masyarakat di Jawa yang berarti memberikan sumbangan, dan mengambilnya dengan tiga ujung jari. Tradisi ini dilakukan saat ronda malam. Dahulu, jimpitan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan sejenisnya, namun kini kebanyakan berupa uang receh. Uang hasil jimpitan ronda dimanfaatkan untuk pembangunan kampung.