:

Luapkan Emosi Perang, Gadis Gaza Sulap Tenda Pengungsian Jadi Galeri Seni

1 minggu lalu

Sebuah galeri seni berdiri di dalam tenda pengungsian di Jalur Gaza, memamerkan puluhan lukisan hitam-putih yang dibuat dari arang sisa panci dan tinta bolpoin bekas.

Ruang sederhana tersebut menjadi sarana untuk menyimpan memori dan emosi warga Palestina, akibat konflik Israel-Palestina sejak 7 Oktober 2023, yang meluluhlantakkan infrastruktur dan kehidupan mereka.

Galeri tersebut didirikan dan dikelola oleh Marah Al-Zaanin, perempuan Palestina berusia 18 tahun. Ia adalah korban perang yang mencoba meluapkan emosi negatif akibat konflik ke dalam karya seni. 

Bagi Al-Zaanin, seni lukis menjadi cara untuk menjaga kewarasan, melestarikan hobi sekaligus bakatnya yang sempat terpendam akibat perang, dan sarana bagi warga Gaza lainnya untuk mengelola trauma.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis naskah: Salsabila Suseno
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan

Video: Xinhua

#Peristiwa #Viral #Gaza #GaleriSeniGadisGaza #KonflikIsraelHamas #PerangIsraelHamas #KonflikIsraelPalestina #Palestina #JalurGaza #Seni

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke