:

Bersama Sukidi Memaknai Keistimewaan Puasa | BEGINU

7 hari lalu

Puasa menjadi ibadah yang berlangsung tanpa ada sorotan, tanpa panggung, hanya antara manusia dan Tuhannya. Tapi dalam kesunyian, puasa menata ulang jiwa cara menjadi manusia yang belajar cukup, menahan ego, dan tidak menjadikan iman sebagai pertunjukan. Dari ruang batin yang hening, tumbuh sesuatu yang lebih luas, kepekaan, kelembutan bersikap, dan kesadaran bahwa spiritualitas yang sejati selalu berjejak pada kehidupan yang bersama-sama.

Cendekiawan Muslim Sukidi mengajak kita memaknai bagaimana Ramadan menempa jiwa dan menata hati yang hari ini banyak kosong.

Klik kode di bawah ini untuk mempermudah kamu:

00:00 Keistimewaan Puasa dalam Perspektif Al-Quran

13:38 Puasa dan bahaya 'religious flexing'

15:02 Takwa: Kesadaran Spiritual yang Otentik

30:47 Puasa bareng Islam dan Katolik: Titik Temu Spiritualitas dalam Perbedaan

43:17 Ramadan dan pembentukan etika sosial

51:21 Bangsa tanpa soulcraft, apa jadinya?

59:25 Puasa dan krisis moral publik

01:14:12 Puasa membentuk pribadi yang cukup

***

Eksekutif Produser: Oky Ivans

Produser: Rima Rismania

Asisten Produser: Handika Syukur Nur Alam

Kreatif: Adam Aulia Manzal Khan

Penata Kamera: Miftahul Rizky, M. Rizki Fauzan, M. Dicky Ardani

Penyunting Gambar: Bagus Wahyudi

Tim Promosi: Brigitta V. Bellion

***

#beginu #wisnunugroho #sukidi #puasa #ramadan #kompascom

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke