Iran menang dalam simulasi perang buatan Pentagon, Amerika Serikat. Simulasi perang yang dibuat militer AS yang berlangsung pada 2002 dan dikenal Millenium Challange itu, menunjukkan Kapal induk AS hancur dan tenggelam dalam 10 menit dihantam perang asimetris Iran.
Dalam simulasi itu, pasukan yang dipimpin Letkol Paul van Ripper berperan sebagai sebagai tim merah atau Iran melawan tim biru, AS. Strategi "massa presisi" berupa serangan saturasi rudal dan kawanan drone, Iran mampu menciptakan titik jenuh pada sistem pertahanan Aegis yang canggih namun memiliki batas komputasi dan amunisi.
Simulasi heboh karena itu berarti AS tidak punya catatan kemenangan melawan Iran. Fakta simulasi bernilai triliunan rupiah yang berlangsung selama dua tahun itu sempat menuai kontroversi lantaran diminta pentagon hasilnya tidak dipublikasikan.
Relevansi ancaman ini kian nyata di tahun 2026, di mana keterbatasan stok rudal pencegat AS dan munculnya senjata hipersonik Iran menciptakan celah logistik yang fatal. Kini AS harus berhitung matang, karena dominasi teknologi Washington terancam runtuh oleh kecerdikan strategi berbiaya murah yang mengeksploitasi kelemahan fisik dan ekonomi dari armada kapal induk Amerika di perairan sempit.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #KapalIndukAS