Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan fasilitas tarif nol persen untuk sejumlah produk ekspor Indonesia ke Amerika Serikat tetap berjalan. Airlangga mengatakan putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif tidak otomatis membatalkan kesepakatan bilateral yang telah ditandatangani Indonesia dan AS melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART). Saat ini, perjanjian tersebut masih dalam tahap proses ratifikasi dan konsultasi di masing-masing negara.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah Indonesia telah 'sedia payung sebelum hujan' sebelum tarif resiprokal dari Presiden AS Donald Trump dibatalkan MA. Teddy mengatakan, sebelum ada keputusan Supreme Court, RI sudah negosiasi dengan AS dari tarif 32 persen menjadi 19 persen. Setelah pembatalan tersebut, Teddy menilai ada kemungkinan tarifnya akan menurun lagi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
#Politik #Pemerintah ##cclabs ##DailyNews #TarifAS #TarifGlobal #TarifASKeIndonesia