Ekonom sekaligus Direktur Celios, Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa perjanjian tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) sangat merugikan kepentingan ekonomi nasional Indonesia.
Terdapat tujuh poin krusial yang bermasalah dalam perjanjian itu, mulai dari potensi banjir impor produk pangan dan teknologi yang dapat melemahkan nilai tukar Rupiah, hingga adanya klausul poison pill yang membatasi kedaulatan perdagangan Indonesia dengan negara lain.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Agustinus Rangga Respati Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Farid Firdaus