WASHINGTON, KOMPAS.TV - Indonesia dan Amerika Serikat akhirnya menandatangani kesepakatan tarif resiprokal sebesar 19 persen dan nol persen untuk sejumlah sektor komoditas.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menceritakan di balik layar selama proses negosiasi tarif dengan Amerika Serikat.
Menurutnya, pertemuan dilakukan beberapa kali melalui daring maupun pertemuan langsung.
“Pertemuan fisik menjadi penting karena dengan pertemuan fisik masing-masing tahu mengenai background dan yang kedua menyamakan tujuan,” ujar Airlangga di Washington DC, pada Jumat (19/2/2026).