KOMPAS.TV - Seorang pengusaha di Yogyakarta melaporkan seorang polisi ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Oknum polisi itu diduga melakukan pemerasan dan perusakan CCTV.
Inilah video kamera pengawas sebelum diduga dirusak oleh seorang oknum intel Polres Bantul berinisial S. Aksi itu diduga dilakukan untuk menghilangkan barang bukti atas aksi pemerasan yang selanjutnya dilakukan S bersama sejumlah rekannya kepada seorang pengusaha di Yogyakarta.
Korban kemudian melapor ke Polda D.I.Y. Dalam laporannya, korban menyebut oknum polisi S awalnya meminta pekerjaan padanya.
Namun, pekerjaan yang diberikan korban tidak dikerjakan, tapi oknum tersebut terus meminta uang sebesar tiga puluh lima juta rupiah selama enam bulan.
Melalui pesan singkat kepada awak media, Kabid Humas Polda DIY membenarkan adanya pelaporan tindak pemerasan dan perusakan yang dilakukan oknum polisi berinisial S. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.
#pengusaha #yogya #oknumpolisi
Baca Juga Kapal Perang Rusia Berlabuh di Iran Jelang Latihan Militer Bersama | BU di https://www.kompas.tv/internasional/652017/kapal-perang-rusia-berlabuh-di-iran-jelang-latihan-militer-bersama-bu
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/652018/pengusaha-di-yogya-mengaku-diperas-rp35-juta-oleh-oknum-polisi-berita-utama