Perseteruan antara netizen Korea Selatan (KNetz) dan netizen Asia Tenggara (SEAblings) yang dipicu oleh pelanggaran etika kamera profesional di konser DAY6 Malaysia pada akhir Januari 2026 lalu, telah berkembang menjadi isu rasisme sistemik yang serius.
Meski Korea Selatan unggul secara ekonomi dan teknologi, nyatanya 90 persen warga mereka mengakui rasisme masih hidup subur, bahkan tercermin dalam kasus toksisitas AI Iruda dan mandeknya undang-undang antidiskriminasi selama 20 tahun.
Di sisi lain, fenomena SEAblings muncul sebagai kekuatan solidaritas digital kolektif yang mempersatukan negara-negara ASEAN melawan penghinaan fisik dan status ekonomi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Elisabeth Putri Mulia Produser: Marvel Dalty