:

Jusuf Wanandi Berani Sampaikan Kritik hingga Akui Bangga jadi Indonesia | ROSI

2 minggu lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendiri Lembaga Peneliti CSIS, Jusuf Wanandi dikenal sebagai tokoh keturunan Tionghoa dan terbuka berani menyampaikan hal apapun ke publik.

Ia menegaskan dirinya tak pernah merasa perlu “tahu diri” atau membatasi suara hanya karena berasal dari kelompok minoritas.

Menurutnya, keterbukaan justru menjadi kunci bertahan di tengah dinamika sosial-politik Indonesia.

“Kenapa saya harus sembunyi-sembunyi? They accept me or not, that’s their problem, not mine,” ujar Jusuf sambil tertawa.

Ia membandingkan gaya komunikasi yang lebih terbuka dan langsung—yang menurutnya juga hidup dalam kultur Minang—dengan budaya Jawa yang menjunjung tinggi sopan santun dan kehati-hatian dalam berbicara. 

Namun bagi Jusuf, keterusterangan bukan berarti tidak menghormati. Dalam Program ROSI, Jusuf juga mengaku bangga menjadi orang Indonesia. 

Pandangan itu diamini oleh Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Mari Elka Pangestu.

Menurut Mari, ketegasan dan keterbukaan Jusuf justru lahir dari rasa percaya diri sebagai bagian utuh bangsa Indonesia.

“Dia tidak merasa berbeda,” ujar Mari. “Dan itu the good side of it.”

Mari menilai Indonesia saat ini telah bergerak menuju fase kesetaraan yang lebih matang. Isu-isu lama yang mempertentangkan identitas, menurutnya, tak lagi relevan untuk terus digaduhkan.

 

Bagaimana pendapat Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/ROjVyyb0jL0 

 

#imlek #china #indonesia

 

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/651822/jusuf-wanandi-berani-sampaikan-kritik-hingga-akui-bangga-jadi-indonesia-rosi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke