Perundingan putaran kedua antara Amerika Serikat dan Iran yang berakhir pada Selasa (17/2/2026) di Jenewa, Swiss, berujung tanpa kesepakatan konkret, hanya menyisakan "prinsip panduan" yang dinilai normatif.
Kondisi ini memberi tanda alarm apakah adu rudal balistik melawan operasi kapal perang antara kedua negara akan menjadi jalan baru yang menghantui kawasan Teluk Arab?
Kegagalan ini disinyalir akibat ketimpangan diplomasi, di mana utusan Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, mencoba menggunakan negosiasi ala transaksi bisnis berujung kegagalan menundukkan diplomat kawakan Iran, Abbas Araghchi, yang tetap teguh mempertahankan aset strategis negaranya.
Ketegangan kini berada di titik nadir seiring dengan latihan besar-besaran Iran di Selat Hormuz demi menjawab tantangan penantian kehadiran kapal induk USS Gerald R Ford yang diprediksi akan tiba pada akhir Februari 2026.
Ketegangan kedua negara diperparah oleh ultimatum Trump yang memberikan tenggat waktu agar Iran menyetujui negoasiasi hingga Maret 2026.
Dunia kini cemas menanti apakah kebuntuan ini akan memicu perang berkepanjangan yang berisiko menghancurkan stabilitas ekonomi global dan keamanan di Timur Tengah.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Future - Anno Domini Beats
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranAmerika