:

Pesan Menag dan Ketua MUI: Perbedaan 1 Ramadhan Bukan Malapetaka, tapi Kekayaan

8 jam lalu

Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta masyarakat tak memperdebatkan perbedaan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah.

Nasaruddin bilang, perbedaan yang ada justru menjadi kelebihan di Indonesia, yang mana masyarakat bisa saling menghargai.

"Mari kita terima perbedaan itu sebagai satu kekayaan. Jangan menganggapnya sebagai satu malapetaka," ujar Nasaruddin di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar. Dia bilang, perbedaan waktu puasa antara pemerintah dan Muhammadiyah adalah bentuk demokrasi.

"Penting untuk saling memahami dan saling menghormati. Bahkan kalau perlu kita, sebagai bangsa yang demokratis ini, perlu membiasakan diri untuk berbeda," tutur Anwar.


Penulis Naskah: Dzaky Nurcahyo 

Video Jurnalis: Dzaky Nurcahyo

Video: Dzaky Nurcahyo

Produser: Nursita Sari


#humaniora #SidangIsbat #SidangIsbatPuasa #ramadhan2026 #Muhammadiyah #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke