Pemantauan hilal 1 Ramadhan di Papua dan Makassar, dilaporkan tidak terlihat. Hasil pemantauan Kantor Kementerian Agama di Papua Selatan bersama sejumlah pihak, hilal di wilayah Papua dipastikan tidak teramati, karena posisinya masih berada di bawah ufuk.
Sementara itu, BMKG Wilayah IV Makassar belum bisa memastikan hilal dapat terlihat di langit Makassar, Sulawesi Selatan.
"Tidak bisa terlihat hilal, karena posisi secara perhitungan atau hisab, nilainya negatif," kata Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni saat melakukan pengamatan, Selasa (17/2/2026).
Jamroni mengaku pihaknya belum dapat melakukan pengamatan hilal secara jelas, karena bulan lebih dahulu tenggelam daripada matahari. Ia menjelaskan, hal ini berarti tinggi hilal di bawah matahari minus 1 derajat, dan elongasi bulan: 1,92 derajat.
Dengan adanya laporan ini, untuk menentukan awal Puasa 2026, maka akan mengikuti hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang akan diumumkan dan ditetapkan oleh Menteri Agama.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis: Findi Rakmeni, Andi Hartik, Atri Suryatri Abbas, Vachri Rinaldy Lutfipambudi
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Humaniora #Agama #Dailynews #Hilal #1Ramadhan #SidangIsbat #Ramadhan2026 #Ramadhan
Music: Leafing Through the Days - Nathan Moore
Artikel terkait:
https://regional.kompas.com/read/2026/02/17/163406078/posisi-minus-193-derajat-hilal-awal-ramadhan-tak-terlihat-di-papua
https://makassar.kompas.com/read/2026/02/17/163922378/bmkg-sebut-hilal-tak-terlihat-di-makassar-penentuan-1-ramadhan-tunggu