:

Awal Ramadhan 1447 Hijriah Berpotensi Berbeda, Ini Kata MUI

19 jam lalu

Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis menyebut awal Ramadhan 1447 Hijriah berpotensi berbeda di antara umat Islam Indonesia. Perihal potensi ini Kiai Cholil mengajak umat untuk menyikapinya dengan dewasa. Ia mengatakan sudah ada yang menetapkan awal Ramadhan pada 18 Februari 2026. Sementa yang lainnya akan menggunakan hisab sekaligus metode imkan rukyat yang kemungkinan bisa dilihat dari terbenamnya matahari.

Kiai Cholil mengatakan, kemungkinan posisi derajat hilal masih berada di bawah 3 derajat. Sementara ketentuan Mabims menyepakati bahwa hilal bisa dilihat apabila sudah berada di atas 3 derajat. Ia memastikan awal Ramadhan kali ini akan berbeda dan berharap semua memaklumi hal tersebut.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah

Musik: Vishnu - Patrick Patrikios

#Humaniora #Agama ##cclabs ##DailyNews #Ramadhan2026 #PerbedaanAwalRamadhan #Mudik2026

#Lebaran2026

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke