:

Sambut Bulan Suci Ramadan, Warga di Surabaya Gelar Tradisi Megengan | JURNAL NUSANTARA

3 minggu lalu

KOMPAS.TV - Ribuan jemaah memadati Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, dalam tradisi Megengan atau healing Ramadan sebagai penanda menyambut bulan suci Ramadan. Suasana khidmat dan penuh kehangatan terasa saat doa dan sholawat bergema di seluruh area masjid.

Inilah pelaksanaan tradisi Megengan yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama ribuan jemaah yang datang dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Tradisi Megengan di Masjid Nasional Al Akbar ini dipenuhi jemaah yang antusias mengikuti sholawat dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengajak jemaah menjadikan Megengan sebagai ruang healing batin untuk menenangkan diri, membersihkan hati, dan meluruskan niat sebelum memasuki bulan Ramadan. Menurutnya, di tengah padatnya rutinitas, perlu meluangkan waktu untuk introspeksi dan memperkuat kesiapan spiritual.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga meresmikan fasilitas toilet difabel dan pengaspalan jalan di area masjid sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi jemaah.

Kegiatan ini disambut antusias jemaah yang hadir. Mereka berebut aneka bahan pangan hasil panen yang disusun menjadi gunungan oleh pihak panitia masjid.

Tradisi Megengan ini menjadi penguat kebersamaan para jemaah menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

#ramadan #tradisi #surabaya

Baca Juga Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Unggulan Pariwisata Nasional di https://www.kompas.tv/regional/651168/wamenpar-ni-luh-puspa-dorong-prambanan-shiva-festival-jadi-unggulan-pariwisata-nasional

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651169/sambut-bulan-suci-ramadan-warga-di-surabaya-gelar-tradisi-megengan-jurnal-nusantara

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke