:

Cerminkan Akulturasi Budaya Tionghoa, Hindu, & Budha, Begini Perayaan Imlek di Tanah Kilap Bali

23 jam lalu

KOMPAS.TV - Perayaan Imlek di Griya Kongco Dwipayana, Tanah Kilap, Denpasar, Bali, mencerminkan kuatnya toleransi antarumat beragama yang terjaga sejak ratusan tahun.

Pasalnya, satu hari sebelum Imlek bertepatan dengan Hari Raya Tilem umat Hindu di Bali. Ini menambah makna spiritual dalam rangkaian persembahyangan serta menguatkan akulturasi budaya.

Suasana khidmat perayaan Tahun Baru Imlek terlihat di Griya Kongco Dwipayana atau yang dikenal sebagai Tanah Kilap saat umat dari berbagai latar belakang hadir untuk melakukan persembahyangan bersama.

Perayaan Imlek 2577 di kawasan ini menegaskan kuatnya nilai toleransi dan akulturasi budaya yang telah terjaga selama berabad-abad, di mana unsur Hindu, Buddha, dan tradisi Tionghoa menyatu dalam satu ruang persembahyangan.

Kawasan Tanah Kilap diyakini menyimpan jejak perpaduan budaya sejak 500 tahun silam, ditandai penemuan batu beraksara China di depan Pura Candi Narmada serta kehadiran 31 titik persembahyangan yang dapat digunakan semua umat tanpa pembatasan.

Penglingsir Kongco bilang, persembahyangan di Tanah Kilap tidak hanya diikuti umat Hindu, namun juga dihadiri umat dari berbagai kepercayaan yang datang untuk berdoa dan mencari ketenangan batin.

#imlek #bali #budha #hindu #tionghoa

Baca Juga SIM Mati Saat Libur Imlek 16-17 Februari? Cek Keringanan Perpanjangannya! di https://www.kompas.tv/info-publik/651120/sim-mati-saat-libur-imlek-16-17-februari-cek-keringanan-perpanjangannya

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651126/cerminkan-akulturasi-budaya-tionghoa-hindu-budha-begini-perayaan-imlek-di-tanah-kilap-bali

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke