JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa mempertanyakan Bareskrim Polri menampilkan dua ijazah Jokowi yang berbeda saat konferensi pers pada 22 Mei 2025 lalu.
Tifa menduga tindakan Bareskrim menampilkan dua ijazah Jokowi dilakukan secara sengaja.
"Ketika tanggal 22 Mei 2025 Bareskrim Mabes Polri itu sengaja menunjukkan dua ijazah yang berbeda di hari yang sama. Satu adalah spesimen ijazah yang ditampilkan pada slide dan satu lagi adalah yang disebut ijazah asli yang diserahkan oleh adik ipar Joko Widodo, ini ada pada satu frame," ujar Tifa dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin (16/2/2026).