KENDARI, KOMPAS.TV - Kabut duka kemiskinan kembali menelan korban.
Kesulitan ekonomi membuat seorang bocah perempuan harus ikut mencari nafkah dengan menjajakan tisu kepada pengendara di lampu merah.
Namun, tak ada yang menyangka. Langkah kecilnya malam itu justru berakhir di bawah roda alat berat yang bahkan tak sempat melihatnya.
Ia tak pernah kembali dan meninggalkan duka bagi keluarga.
Aspal basah di perempatan lampu merah PLN Wua-Wua, Kendari, Kamis, 29 Januari malam, menjadi saksi bisu tragedi memilukan.
Seorang bocah perempuan mengembuskan napas terakhirnya.
Tangis histeris sang ibu memecah malam.
Hatinya hancur memeluk raga anaknya yang sudah tak bernyawa.
Di sela isak yang mengguncang dada, terucap kalimat yang membuat siapa pun yang mendengar ikut terluka.
"Saya suruh dia pergi jual tisu karena kami mau makan, sudah tidak ada nasi."
Baca Juga Bermain di Area Bekas Galian C, 2 Bocah Asal Kudus Ditemukan Tewas Tenggelam di https://www.kompas.tv/regional/638847/bermain-di-area-bekas-galian-c-2-bocah-asal-kudus-ditemukan-tewas-tenggelam
#bocahtisu #kendari
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/650906/nestapa-kemiskinan-bocah-penjual-tisu-berakhir-tertabrak-alat-berat-berut