Siswa-siswi SMP dan SMA Darussalam di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terpaksa belajar di depan gerbang sekolah setelah aktivitas belajar mengajar terhenti. Sekolah mereka diduga disegel oleh salah seorang ahli waris lahan.
Aksi protes dilakukan para siswa bersama guru dengan meminta Pemerintah Kabupaten Gowa segera mencarikan solusi. Penyegelan sekolah telah berlangsung selama empat hari sehingga siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di luar area sekolah.
Menurut pihak sekolah, penyegelan dilakukan karena ahli waris menuntut uang ganti rugi lahan.
Para siswa berharap pemerintah segera menyelesaikan persoalan tersebut agar mereka dapat kembali belajar secara normal.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV