Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyampaikan permintaan maaf kepada rakyatnya, atas tragedi mematikan terkait demo besar di akhir tahun 2025 lalu.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa tindakan aparat kepolisian yang dimulai secara serius pada (8/1/2026), menimbulkan duka mendalam di tengah masyarakat.
Pezeshkian mengaku malu, dan menegaskan bahwa pemerintah tidak menginginkan konfrontasi dengan warganya sendiri.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Yusuf Reza Permadi (Holy)
#Global #Konflik #Dailynews #MasoudPezeshkian #DemoIran
Music: Final Girl - Jeremy Blake