Presiden Taiwan Lai Ching-te mendesak anggota parlemen oposisi untuk mempercepat persetujuan anggaran pertahanan khusus senilai 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 672 triliun. Lai memperingatkan bahwa keterlambatan persetujuan dapat melemahkan keamanan pulau.
Desakan itu disampaikannya dalam konferensi pers bersama menteri pertahanan di Taipei, Rabu, (11/2/2026).
"Penundaan persetujuan anggaran saat ini tidak hanya berisiko membuat Taiwan keluar dari daftar prioritas dan menunda pengiriman senjata serta peralatan penting, tetapi juga menimbulkan pertanyaan di komunitas internasional mengenai tekad Taiwan untuk mempertahankan negaranya," ujarnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko