:

Sungai Cisadane Tercemar, PDAM Pastikan Air Bersih dan Aman dari Limbah | SAPA MALAM

8 jam lalu

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.TV - PDAM Tirta Benteng sempat menghentikan sementara distribusi air bersih kepada warga setelah Kali Cisadane tercemar limbah zat kimia akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan.

Dampak pencemaran ini terlihat dari sejumlah ikan yang mati dan mengapung di permukaan air. Kali Cisadane merupakan sumber air baku utama bagi PDAM Tirta Benteng, sehingga distribusi air bersih ke pelanggan sempat dihentikan untuk memastikan keamanan pengolahan air.

Distribusi air kembali dilakukan setelah PDAM memastikan air baku dari Kali Cisadane tidak lagi terkontaminasi zat berbahaya dan aman untuk diolah menjadi air bersih.

Sebelumnya, gudang penyimpanan bahan kimia pestisida tersebut terbakar pada Senin dini hari.

Saat proses pemadaman, diduga sejumlah bahan kimia terbawa aliran air hingga Kali Jaletreng dan Sungai Cisadane, memicu pencemaran yang berdampak pada ekosistem dan distribusi air bersih.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Polisi Ringkus Maling Besi Jembatan Saat Beraksi di Sunter Jakut | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/650086/polisi-ringkus-maling-besi-jembatan-saat-beraksi-di-sunter-jakut-sapa-malam

#sungaicisadane #tangsel #pencemaran #pdam 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650088/sungai-cisadane-tercemar-pdam-pastikan-air-bersih-dan-aman-dari-limbah-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke