:

Pengakuan Pelaku Kasus Suara Bising Drum, Pukul Korban karena Anaknya "Dipiting"

2 minggu lalu

Dodo Siagian (50) diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Barat pada Rabu (11/2/2026) atas kasus penganiayaan terhadap tetangganya, Darwin, yang dipicu teguran suara bising drum di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. 

Setelah diperiksa polisi, Dodo mengakui bahwa dirinya memukul Darwin. Dodo terbawa emosi karena melihat anaknya, NS, dipiting oleh Darwin. 

"Saya turun, saya lihat Darwin sudah memiting anak saya. Saya emosi, saya pukul paha kiri dan bokongnya supaya dia lepasin anak saya. Saya akui saya mukul, saya harus jujur," ujar Dodo di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu.

Menurut Dodo, konflik bermula dari komplain suara drum yang dimainkan anaknya di rumah orangtuanya yang kini kosong.

Ia mengeklaim telah membangun ruang khusus berukuran 3x4 meter dan memasang berbagai material peredam agar suara tidak tembus ke rumah sebelah.

Hanya saja, ternyata Darwin dan istrinya masih juga merasa terganggu dengan suara bising drum yang dimainkan sang anak.

Dodo mengatakan, ia sebagai ayah hanya membela anaknya.

Dalam situasi itu, ia mengaku memukul bagian paha dan bokong Darwin agar melepaskan anaknya. Ia juga menepis tudingan bahwa dirinya sengaja menabrak istri Darwin saat tiba di lokasi.

"Bukan ditabrak. Kalau ditabrak pasti mental ke depan. Ini jatuhnya ke samping," ujar dia.

Kini Dodo dan Darwin saling melapor ke polisi.


Simak selengkapnya dalam berikut ini.


Penulis: Cynthia Lova

Video Jurnalis: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Nursita Sari


#hukum #peristiwa #viral #KasusDrumBising #penganiayaan #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke